Category: Article
Basmi Nyamuk Lebih Ampuh dengan Larvasida
Di musim hujan seperti ini perkembangbiakan nyamuk tentu saja menjadi lebih banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya genangan air yang menjadi tempat favorit nyamuk untuk bertelur dan meninggalkan larvanya hingga menjadi nyamuk dewasa. Tidak hanya bekas gigitannya yang meninggalkan sensasi gatal dan mengganggu, nyamuk juga merupakan salah satu faktor penyebaran penyakit berbahaya bagi manusia. Sayangnya banyak produk dan jasa pengendali nyamuk hanya fokus mengendalikan nyamuk dewasa. Padahal siklus nyamuk tidak akan selesai jika tidak dikendalikan dari fase larva.
Apa itu Larvasida?
Larvasida merupakan layanan pemberantas larva nyamuk menggunakan zat kimia yang dilarutkan ke genangan air seperti tandon air, bak mandi, dan area lembap lainnya. Dengan begitu, pemberantasan nyamuk tidak hanya menyasar nyamuk dewasa tetapi juga telur dan jentik-jentik.

Banyak orang lebih sering memilih layanan pengendali nyamuk seperti fogging. Padahal layanan seperti Larvasida juga tidak kalah penting karena dapat memutus siklus dari akarnya. Penggunaan layanan Larvasida juga mampu menjangkau area yang tidak bisa dijangkau oleh asap fogging yaitu air. Oleh karena itu, penerapan layanan Larvasida dinilai mampu membuat hasil fogging lebih efektif dan tahan lama dibanding hanya mengandalkan layanan fogging saja.
Setelah dilarutkan ke dalam air, Larvasida akan mengganggu sistem metabolisme larva nyamuk hingga membuat mereka tidak bisa bertahan hidup. Perlu di ingat, air yang telah diberi zat larvasida tidak boleh dikonsumsi meskipun masih terlihat bersih dan jernih.
Ingin membasmi nyamuk di hunian Anda dengan Larvasida? Kini Anda tidak perlu ragu dan bingung mencari brand Larvasida terbaik sendiri. Cukup hubungi dan pesan layanan Ultra Fogging Xtra dari JDM Cleaning yang sudah termasuk penanganan tambahan seperti Larvasida dan Bait Spray lalat! Untuk info lebih lanjut hubungi Admin kami via Hotline WhatsApp atau pesan langsung via Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh di Play Store ataupun App Store.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Pentingnya Pesan Layanan Fogging di Musim Hujan
Musim hujan memang menjadi musim favorit sebagian orang karena dapat membuat udara kembali sejuk dan segar. Tetapi dibalik kesegaran udara tersebut terdapat risiko kesehatan yang mengintai di sekitar kita. Curah hujan yang berlangsung lama dapat meninggalkan banyak genangan air, baik di jalanan, sekitar rumah, pot tanaman, selokan, dan tempat-tempat tersembunyi lainnya. Tidak heran genangan tersebut menjadi tempat ideal untuk nyamuk berkembang biak. Selain itu, tempat sampah yang lembap setelah hujan juga mempercepat pembusukan hingga mampu menarik perhatian lalat untuk berkembak biak di sana.
Nyamuk dan lalat merupakan hama rumah yang sangat mengganggu. Tidak hanya keberadaannya yang membuat estetika rumah terganggu, tetapi keberadaan serangga tersebut juga berpotensi membawa penyakit seperti demam berdarah, malaria, diare, hingga infeksi lainnya. Tentu saja jika tidak ditangani sesegera mungkin, keberadaan nyamuk dan lalat di hunian Anda akan terus bertambah dan membuat keluarga Anda tidak nyaman.
Waktu Ideal Melakukan Fogging
Musim hujan menjadi waktu yang ideal untuk melakukan fogging di area rumah Anda. Hal tersebut dapat menjadi langkah preventif untuk mengendalikan hama rumah seperti nyamuk dan lalat sebelum jumlahnya meningkat. Partikel kabut yang dihasilkan alat fogging akan terhirup oleh nyamuk dan lalat lalu melumpuhkan sistem saraf hingga membuat mereka tidak dapat bergerak. Meski dinilai ampuh untuk membasmi nyamuk, tetapi asap fogging tidak bisa membunuh jentik-jentik nyamuk.
Jika Anda tinggal di daerah Surabaya dan membutuhkan layanan Fogging, JDM Cleaning memiliki layanan Ultra Fogging dengan paket yang lengkap. Mengombinasikan dua metode Cold Fogging untuk area Indoor dan Hot Fogging untuk area Outdoor, layanan Ultra Fogging dari JDM Cleaning mampu menjangkau semua area hingga yang tersembunyi. Anda juga bisa memesan layanan Ultra Fogging Xtra yang dilengkapi perawatan tambahan seperti Larvasida untuk nyamuk dan Bait Spray untuk lalat. Tertarik mencoba? Langsung saja hubungi Admin JDM Cleaning via Hotline WhatsApp atau pesan secara langsung melalui Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh melalui Playstore atau Appstore.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Bukan Salah Sampo, Mungkin Ini Penyebab Rambut Rontokmu!
Kebanyakan orang yang memiliki masalah rambut seperti rambut berminyak, ketombean, hingga rontok cenderung mencari sampo pengganti terbaik sebagai solusi ampuh. Bahkan tak jarang orang rela membeli produk perawatan rambut lainnya mulai dari masker rambut, conditioner, hingga hari tonic. Tetapi pernahkah Anda berpikir mungkin saja penyebab rambut rusak Anda bukan dari produk pasaran, tetapi dari kebersihan air yang Anda gunakan untuk keramas. Berikut penjelasannya lebih detail!
Bahaya Air Kotor Buat Perawatan Rambutmu Sia-Sia
Air yang kotor dapat disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari kondisi air yang tercemar, pipa saluran air yang kotor dan berkarat, sampai kondisi tandon yang lama tidak dibersihkan. Air kotor tersebut sudah pasti terkontaminasi oleh berbagai jenis bakteri, lumut, hingga mineral yang dapat merusak rambut Anda. Aktivitas keramas yang seharusnya bisa membersihkan kulit kepala dari kotoran dan keringat justru menambah endapan kotoran hingga mengakibatkan kondisi berikut:
1. Kulit kepala terasa gatal
2. Menggaruk kulit kepala yang gatal menyebabkan iritasi
3. Ada endapan kotoran yang mengeras di kulit kepala
4. Rambut terasa lebih kasar dan susah diatur
5. Rambut tetap berminyak meski sudah keramas
6. Rambut menjadi rontok dan menipis.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan tandon air bukan cuma agar terlihat rajin di mata orang lain dan estetika kamar mandi Anda tidak terganggu. Melainkan juga untuk menjaga kesehatan rambut dan berbagai macam kerusakan seperti iritasi, ketombe, hingga kerontokan yang membuat produk perawatan rambut Anda menjadi sia-sia.
Idealnya membersihkan tandon air dilakukan 6 bulan sekali untuk menjaga kualitas air tetap baik dan aman untuk rambut Anda. Tetapi Anda tidak perlu melakukan semuanya sendiri karena Anda bisa menggunakan layanan Cuci Tandon dari JDM Cleaning. Dikerjakan oleh cleaner profesional dan terlatih serta menggunakan chemical yang ECO Freindly, dijamin hasilnya bersih maksimal dan airnya tetap aman untuk kebutuhan sehari-harimu! Yuk, tunggu apalagi langsung saja hubungi Hotline WhatsApp JDM Cleaning untuk info lebih lanjut. Anda juga pesan langsung melalui Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh melalui Playstore maupun Appstore.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Sering Dilupakan, Ini Pentingnya Bersihkan Flush Tank Kloset
Meski banyak orang rajin membersihkan toilet, tidak jarang banyak orang yang melewatkan atau melupakan area flush tank pada kloset. Bagian ini memang tertutup sehingga banyak orang yang merasa bingung bagaimana cara membersihkannya. Belum lagi anggapan bahwa bagian bowl dan dudukan lebih penting karena lebih sering digunakan membuat kebersihan flush tank kerap kali dibiarkan begitu saja.
Meskipun terlihat sepele, tangki kloset yang jarang dibersihkan dapat menyimpan banyak sumber masalah. Mulai dari bau tak sedap, aliran air yang melemah, hingga risiko kesehatan lainnya. Berikut penjelasannya:
Jadi Sarang Bakteri dan Lumut
Bagian flush tank yang selalu tertutup akan menjadi lembap yang merupakan kondisi sempurna untuk para bakteri, jamur, hingga lumut berkembangbiak. Jika lumut dibiarkan terlalu lama, air akan berubah warna hingga menimbulkan bau tidak sedap. Lalu, karena air tersebut digunakan untuk membilas bowl, tentu saja membuat bowl kloset semakin cepat kotor meski sudah sering dibersihkan.

Komponen Flush Jadi Cepat Rusak
Selain membuat dinding dalam flush menjadi kotor hingga kekuningan, endapan kotoran tersebut dapat menumpuk hingga mengganggu kerja flush. Akibatnya tombol flush bisa macet hingga memengaruhi aliran air untuk menyiram bowl keluar lebih sedikit atau malah tidak berhenti mengalir sama sekali. Tentu saja menjaga kebersihan flush tank secara berkala jauh lebih murah dibanding ongkos mengganti atau memperbaiki flush yang telanjur rusak
Oleh karena itu, membersihkan flush tank 2-3 kali setahun akan menyelamatkan Anda dari berbagai penyakit kulit yang dibawa oleh kotoran serta lumut pada flush tank. Jadi, jangan tunggu flush tank Anda rusak dahulu baru dibersihkan. Jadwalkan deep cleaning toilet Anda sekarang juga bersama JDM Cleaning. Untuk info lebih lanjut, Anda dapat menghubungi via Hotline WhatsApp JDM Cleaning atau pesan secara langsung melalui Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh via Appstore maupun Playstore.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Kurangi Dampak Baby Blues Syndrome Dengan Cara Ini
Menjadi seorang ibu setelah melahirkan adalah momen yang penuh dengan kebahagiaan dan ditunggu-tunggu. Akan tetapi, dibalik senyum dan kebahagiaan tersebut ada tantangan emosional yang sudah menunggu sang ibunda. Baby Blues Syndrome merupakan salah satu kondisi yang umum dialami oleh ibu setelah melahirkan yang disebabkan oleh berbagai hal, berikut penjelasannya:
Baby Blues Syndrome adalah kondisi yang muncul beberapa hari setelah persalinan yang paling terlihat berdampak pada sang ibu. Beberapa tanda kondisi Baby Blues Syndrome adalah:
1. Perubahan suasana hati seperti mudah sedih dan menangis tanpa sebab yang jelas (mood swing).
2. Merasa cemas dan kewalahan menghadapi rutinitas baru sebagai ibu.
3. Mudah lelah dan kesulitan untuk fokus mengambil keputusan.
4. Kesulitan tidur (insomnia)
5. Nafsu makan berkurang
Sindrom Baby Blues ini dapat bertahan selama 2 minggu, jika kondisi tidak berakhir dan melebihi 2 minggu maka bisa jadi sang ibu mengalami Postpartum Depression. Kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh penyesuaian terdahap perubahan pola hidup karena kehadiran sang buah hati. Tetapi juga disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
1. Perubahan hormon
Tidak hanya perubahan hormon yang terjadi dalam beberapa fase tiap bulannya, tubuh wanita juga akan mengalami banyak penyesuaian setelah melahirkan baik secara normal maupun caesar. Menurunnya kadar hormon estrogen dan progesteron setelah melahirkan dapat mengganggu kadar serotonin dan dopamin di otak yang membuat sang ibu lebih sensitif.
2. Stres oleh tuntutan mengurus bayi
Dengan hadirnya si kecil di dalam keluarga membuat sang ibu harus menyesuaikan pola hidupnya dengan kebiasaan dan tugas baru. Tidak heran banyak para ibu baru yang merasa cemas, khawatir, dan ragu terhadap kemampuannya menjalani tugas baru. Hal tersebut tentu membuat sang ibu stres hingga memicu sindrom Baby Blues.
3. Kurang tidur
Selain menjadi tanda sindrom Baby Blues, kurang tidur juga menjadi salah satu penyebab sang ibu mengalami stres karena tertekan selama menjalani peran barunya. Bahkan studi mengungkapkan bahwa kurang tidur selama trisemeter terakhir sebelum melahirkan dapat meningkatkan kemungkinan sang ibu mengidap Baby Blues setelah melahirkan.

Salah satu kunci utama dalam membantu sang ibu melewati masa Baby Blues adalah dengan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar. Membiasakan diri dengan peran baru juga membutuhkan waktu, akan tetapi pekerjaan rumah tangga yang menumpuk justru membuat fokus sang ibu terganggu hingga mengalami stres dan memicu sindrom Baby Blues.
Tetapi kini Anda tidak perlu khawatir karena JDM Cleaning menyediakan layanan Maid Service yang bisa dipesan untuk meringankan beban pekerjaan rumah harian selama masa pasca melahirkan. Tidak perlu merasa cemas karena privasi Anda tidak akan terganggu dan kualitas pengerjaan tim Maid Service dari JDM Cleaning juga sangat profesional. Tunggu apalagi? Pesan layanan Maid Service dari JDM Cleaning sekarang juga melalui Hotline WhatsApp atau pesan langsung via Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh via App Store ataupun Play Store.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Sering Dianggap Bersih, Ini Alasan Baby Bed Harus Rutin Dicuci!
Baby bed adalah perlengkapan yang wajib dimiliki oleh orang tua yang sudah memiliki buah hati. Si kecil biasanya akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur dan bermain di atas kasur. Karena itu, sudah seharusnya orang tua selalu waspada dan menjaga kesehatan buah hati dari berbagai sumber penyakit mulai dari merawat kasur bayinya.
Meski hanya digunakan di dalam ruangan, kasur bayi juga bisa menjadi sarang kuman, bakteri, dan tungau. Terlebih, kulit bayi yang masih sensitif sangat mudah terkena dampak jamur dan tungau dari kasur yang jarang dibersihkan. Walaupun terlihat bersih, berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu rutin membersihkan kasur si kecil:
1. Bayi Rentan Alergi dan Iritasi
Kulit bayi sangat sensitif terhadap keringat, debu, serta berbagai penyebab alergi dan iritasi, seperti sisa makanan atau minuman yang menempel di kasur. Jika kasur tidak dibersihkan secara rutin, kotoran tersebut dapat menyebabkan ruam, iritasi, hingga alergi pada kulit bayi.
2. Kasur Bayi Mudah Kotor
Selain kulit yang sensitif, kebiasaan bayi seperti gumoh, muntah, atau popok bocor dapat membuat cairan meresap ke dalam kasur. Jika tidak segera dibersihkan, kasur akan menjadi lembap dan berpotensi ditumbuhi jamur.
3. Menghindari Tungau dan Debu
Kasur yang jarang dibersihkan akan dipenuhi debu halus yang dapat mengganggu pernafasan si kecil. Belum lagi, tungau yang memakan sel kulit mati dapat berkembang biak dengan cepat jika kasur tidak dibersihkan secara rutin.

Kasur bayi atau baby bed yang bersih dan bebas bau akan membuat bayi lebih nyaman dan nyenyak saat beristirahat. Tentu saja, si kecil yang tidur tenang tanpa rewel adalah momen berharga bagi orang tua. Idealnya, kasur bayi dicuci setiap 2–4 minggu sekali, atau segera setelah terkena noda, tumpahan susu, urine, maupun muntahan.
Jika Anda memiliki jadwal kerja yang padat hingga tidak sempat mencuci kasur bayi, Anda bisa memesan layanan Fabric & Upholstery dari JDM Cleaning. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Hotline WhatsApp JDM Cleaning atau pesan langsung melalui Aplikasi JDM Cleaning yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store.
JDM Cleaning, Juara dalam Membersihkan!
Sering Dilupakan! Ini Alasan Stroller Bayi Harus Rutin Dibersihkan
Sebagai orang tua yang sudah memiliki buah hati tentu saja memiliki item baby stroller sebagai perlengkapan untuk si kecil. Tapi karena stroller bayi lebih sering digunakan hanya saat bepergian, membuat sebagian orang merasa stroller tidak perlu dibersihkan terlalu sering. Padahal bukan hanya debu saja yang dapat menempel pada stroller yang membuatnya kotor. Beberapa hal di bawah ini juga besar kemungkinan ada di permukaan stroller buah hatimu!
1. Keringat
Sering dibawa untuk bepergian bersama si kecil tentu saja membuat keringat si kecil menempel pada permukaan stroller. Jika tidak secara rutin dicuci, tumpukan keringat tersebut dapat mempengaruhi tampilan stroller hingga menimbulkan bau apek. Tentu saja hal tersebut tidak hanya mengganggu orang lain, tetapi juga akan mengganggu kenyamanan si kecil ketika bepergian. Pasti Anda tidak ingin sang buah hati rewel tiba-tiba saat berada di area publik, bukan?
2. Jamur
Selain keringat, stroller bayi sangat rentan terkena cipratan susu, air liur, hingga muntahan si kecil. Tentu saja jika tidak segera dibersihkan dan dicuci, hal tersebut dapat memicu tumbuhnya jamur dan bakteri. Kondisi ini sangat rentan untuk si kecil karena dapat memicu berbagai penyakit kulit seperti iritasi.

3. Remahan Sisa Makanan
Remahan makanan menjadi salah satu hal yang pasti ada di permukaan stroller si kecil. Jika tidak segera dibersihkan, hal tersebut dapat mengundang berbagai serangga kecil seperti semut yang dapat menganggu dan menggigit si kecil.
4. Kuman dan Bakteri
Sering digunakan di luar ruangan membuat permukaan stroller bayi dihinggapi kuman dan bakteri dari berbagai sumber. hal tersebut membuat si kecil lebih rentan terpapar mikroorganisme yang dapat memicu berbagai penyakit pernapasan seperti batuk dan pilek. Belum lagi kalau Anda bertemu perokok saat di area publik yang membuat asap rokok yang penuh racun tersebut menempel di stroller.
Melihat betapa pentingnya menjaga kebersihan stroller bayi beserta dampaknya pada sang buah hati, membuat Anda harus semakin rajin mencucinya tiap 1-2 bulan sekali. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk mencucinya sendiri, Anda bisa memesan layanan Fabric & Upholstery dari JDM Cleaning. Anda bisa memesan langsung melalui Hotline WhatsApp atau pesan langsung via Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh melalui Play Store maupun App Store.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Cuci AC Saja Tidak Cukup, Beri Perlindungan Ini Agar Makin Steril!
Memiliki AC (Air Conditioner) saat ini bukan lagi barang mewah yang hanya dimiliki segelintir orang. Tidak hanya hunian pribadi, berbagai macam bangunan seperti kantor, cafe, restoran, hingga sekolah sudah banyak menggunakan AC. Dengan jumlah unit yang banyak, membersihkannya secara menyeluruh tentu tidak menjadi perkara yang mudah.
Memesan jasa cuci AC mungkin mampu mengurangi bebanmu dalam membersihkan AC sendiri. Akan tetapi, apa dengan mencuci komponen AC saja sudah cukup untuk menghilangkan bakteri serta jamur yang mampu mengganggu kesehatanmu?

Mengapa komponen AC harus dibersihkan secara rutin?
1. Mencegah Penyakit Pernafasan
Debu dan bakteri dapat menempel di komponen AC dan menumpuk hingga tersebar ke seluruh ruangan. Jika terhirup oleh orang yang memiliki sistem imun yang sedang lemah, kemungkinan akan menyebabkan penyakit pernafasan.
2. Memperpanjang Umur AC
Debu tebal yang menempel pada komponen AC dapat menghambat hembusan AC. JIka dibiarkan terlalu lama, udara yang dihembuskan AC akan kurang terasa dingin yang membuat penggunanya makin menurunkan pengaturan suhu dan membuat AC bekerja lebih keras. Fatalnya hal tersebut dapat merusak AC hingga membengkaknya pengeluaran tagihan listrik.
3. Meningkatkan Kualitas Udara
Menggunakan AC di dalam ruangan memang akan lebih terasa sejuk dibanding menggunakan kipas. Akan tetapi, menggunakan AC harus di ruangan yang tertutup sehingga membuat aliran udara terperangkap dan susah keluar. Hal tersebut membuat penularan penyakit lebih cepat dibanding ruangan tanpa AC. Bakteri dan jamur yang menempel pada AC juga dapat berkontribusi pada kualitas udara di dalam ruangan Anda.

Perawatan Tambahan untuk Perlindungan Maksimal
Mencuci AC secara rutin memang penting untuk perawatan komponen AC agar tetap awet dan aliran udara tetap bersih. Tetapi, mencuci komponen AC saja tidak cukup, ada beberapa perawatan tambahan yang sebaiknya kamu berikan agar komponen AC tetap steril, diantaranya:
1. Steam Sanitizer
Steam Sanitizer adaah proses pembesihan komponen AC menggunakan uap panas untuk mensterilkan bakteri, kuman, hingga jamur yang menempel. Tentu saja proses ini aman untuk kesehatan dan ramah lingkungan karena dilakukan tanpa bahan kimia berbahaya.
2. Disinfectant Spray
Berbeda dengan Steam Sanitizer yang menggunakan uap panas dan disemprotkan hingga ke komponen AC yang sulit dijangkau. Disinfectant Spray menggunakan cairan Disinfectant yang mampu membunuh kuman dan bakteri pada komponen AC seperti evaporator dan filter.
3. AC Flushing
AC Flushing merupakan proses pembersihan menyeluruh saluran AC untuk menghilangkan serpihan logam dan kotoran dari jalur sirkulasi freon yang dapat mengganggu performa AC. Selain mencegah AC dari bau tak sedap dan penumpukan lendir, melakukan AC Flushing dapat mengoptimalkan kinerja AC dan membuat udara yang dihembuskan dingin kembali.
4. Pemasangan Filter Anti Virus
Sebagai alat yang digunakan untuk menyaring udara, komponen AC akan sering menyaring mikroorganisme serta virus penyebab penyakit dan alergi. Tentu saja filter tersebut harus sering diganti agar udara di hunianmu tetap bersih minimal 3-6 bulan sekali.
Merawat AC bukan hanya karena keharusan demi kenyamanan, tetapi juga soal kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan rutin mencuci AC serta memberi perawatan tambahan seperti steam sanitizer, disinfectant spray, AC flushing, hingga mengganti filter antivirus, udara pada hunian Anda akan menjadi lebih sejuk dan aman untuk dihirup setiap hari. Kini Anda juga tidak perlu pusing mencari penyedia jasa cuci AC lengkap dengan perawatan tambahan yang tertera di atas. Anda dapat memesan layanan Cuci AC Xtra di JDM Cleaning melalui Hotline WhatsApp atau melalui Aplikasi JDM Cleaning yang bisa Anda unduh di Play Store maupun App Store.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Bukan Galak, Ini Alasan Istrimu Mudah Tersulut Emosi!
Dalam kehidupan berumah tangga, peran ibu memang dikenal memiliki tugas yang banyak. Selain harus mengurus anak, menyelesaikan pekerjaan rumah harian, mengontrol kondisi keluarga, hingga harus mengurus keperluan rumah tangga. Dengan banyaknya mental load yang dirasakan ibu rumah tangga, tidak jarang hal tersebut membuatnya mudah tersinggung dengan hal-hal sepele.
Sebagai seorang suami pasti terkadang merasa bingung melihat tingkah laku sang istri yang menjadi super sensi. Akan tetapi dengan memahami alasan dibalik sikap emosionalnya mungkin dapat membantu mempererat kembali hubungan suami-istri Anda. Berikut beberapa alasan mengapa ibu rumah tangga mudah tersulut emosi dengan hal-hal sepele!
1. Perubahan Hormon
Berbeda dengan laki-laki, perubahan hormon pada wanita seperti dalam siklus menstruasi, kehamilan, menyusui, hingga masa menopause sangat memengaruhi suasa hati. Tidak jarang perubahan kadar hormon esterogen dan progesteron dapat membuat wanita mudah marah atau menangis tanpa sebab yang jelas.
2. Kelelahan Fisik dan Mental
Salah satu yang menyumbang mental load yang berlebihan pada wanita adalah banyaknya peran yang dirangkap oleh sang istri. Mulai dari menjadi istri bagi sang suami, ibu bagi sang anak, pekerja meniti karier, hingga pengatur rumah tangga tentu saja membuat mentalnya tertekan. Kurangnya waktu untuk diri sendiri dan mengedepankan keperluan orang lain membuatnya merasa lelah baik fisik dan emosional. Tidak heran, hal tersebut memicu ledakan emosi jika terpendam berkepanjangan dan tidak mendapat apresiasi serta waktu istirahat yang cukup.

3. Beban Kognitif Tidak Terlihat
Beban kognitif sering dipikul oleh ibu rumah tangga karena harus mengurusi segala hal yang berkaitan dengan keluarga hingga kondisi di rumah. Dengan banyaknya hal yang perlu diurus dan diselesaikan membuat ibu rumah tangga kualahan menanggung beban kognitif tersebut sendirian. Apalagi jika di dalam rumah tangga ada ketidakseimbangan peran antara suami dan istri. Hal tersebut dapat memicu rasa kesal dan frustrasi sehingga istri Anda menjadi sensitif dan mudah tersulut emosi.
4. Tidak Mendapat Dukungan Emosional
Dengan banyaknya beban mental dan kognitif serta perubahan hormon yang mengganggu kesehatan fisik hingga mentalnya, seorang ibu rumah tangga sangat membutuhkan dukungan emosional. Kurangnya apresiasi dan rasa didengarkan hingga dimengerti oleh pasangan mampu memicu emosi negatif pada sang istri.
5. Adanya Trauma atau Masalah Pribadi
Beberapa wanita yang sudah berumah tangga membawa luka emosional dari masa lalu, baik dari keluarga, pengalaman hidup, atau hubungan sebelumnya. Tentu saja hal tersebut dapat memengaruhi caranya dalam bereaksi terhadap situasi tertentu. Komunikasi dan dukungan secara emosional akan mampu meredakan emosi sang istri.
Setelah mengetahui beberapa alasan yang mampu menyulut emosi ibu rumah tangga, dapat disimpulkan jika menjadi ibu rumah tangga tidak semudah yang dibayangkan. Selain memiliki kemampuan multi-tasking hingga problem solving, seorang ibu juga harus menghadapi perubahan hormon dengan bermacam-macam fase setiap bulannya. Tidak jarang mereka juga butuh bantuan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah agar kondisi fisik serta mentalnya tetap terjaga dan aktivitasnya yang lain tetap lancar.
Jika Anda adalah salah satu yang membutuhkan bantuan dalam mengerjakan pekerjaan rumah baik itu karena kesibukan karier, ingin meluangkan waktu bersama anak lebih lama, atau hanya sekedar ingin mengurangi mental load JDM Cleaning punya solusinya untuk Anda. Layanan Maid Service dari JDM Cleaning mencakup pembersihan yang dilakukan sehari-hari seperti menyapu, mengepel, mencuci piring, merapikan tempat tidur, hingga menyetrika. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut bisa hubungi Admin kami melalui Hotline WhatsApp atau unduh aplikasi JDM Cleaning yang tersedia di App Store ataupun Play Store.
JDM Cleaning, Juara Dalam Membersihkan!
Jangan Cuci Celana Jeans Terlalu Sering! Ini Alasannya
Celana jeans merupakan salah satu item fashion yang banyak digemari dan hampir dimiliki semua orang. Bahannya yang kuat serta memiliki banyak ragam model potongan jeans, membuat jenis celana ini lebih mudah dipadukan dalam berbagai gaya sesuai aktivitas si pemakainya. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu cara merawat celana jeans agar awet lebih lama. Salah satunya seberapa sering harusnya celana jeans dicuci agar serat kainnya tetap kuat dan warnanya tidak luntur. Sebaliknya, jika terlalu lama tidak dicuci maka celana jeans akan menjadi bau dan kurang nyaman dipakai.
Pada dasarnya, celana jeans harus segera dicuci jika mulai menunjukkan beberapa tanda-tanda sebagai berikut:
1. Bau yang tidak sedap (apek)
Menggunakan celana dengan kain setebal jeans di negara tropis tentu akan membuat cepat berkeringat. Keringat tersebut akan menyerap pada serat kain jeans dan menimbulkan aroma yang tidak sedap nantinya. Agar kain jeans tetap awet, maka lebih baik diangin-anginkan terlebih dahulu. Apabila setelah diangin-anginkan aroma tidak sedap masih tercium maka sudah saatnya celana jeans tersebut dicuci.
2. Noda atau kotoran yang terlihat jelas
Selain bau tak sedap, noda atau kotoran yang menempel pada celana tentu akan memengaruhi penampilan Anda.. Tentunya Anda tidak ingin menjadi bahan omongan orang-orang di sekitar hanya karena mengenakan celana jeans bernoda. Oleh karena itu, cucilah celana jeans yang terkena noda sesegera mungkin sebelum noda tersebut mengeras dan makin sulit dihilangkan.
3. Terasa lengket saat dikenakan
Menumpuknya keringat dan debu pada serat kain celana jeans yang cukup banyak, dapat membuat celana jeans menjadi kaku dan terasa lengket saat dikenakan. Tentu saja Anda tidak ingin merasa risi dan terganggu di tengah aktivitas sehari-hari. Jangan tunggu sampai jeansmu menjadi kaku dan lengket, agar tidak makin susah ketika dicuci dan umur serat kainnya tetap awet.

Merawat celana jeans memang tidak semudah kelihatannya. Jika Anda memiliki jeans berwarna gelap atau raw denim, maka usahakan untuk mencucinya sejarang mungkin agar warnanya tidak cepat pudar. Idealnya jeans yang jarang dipakai dan hanya untuk aktivitas ringan sebaiknya dicuci setelah 5 sampai 10 kali pemakaian. Selain itu ada beberapa cara yang perlu Anda perhatikan saat mencuci jeans, di antaranya:
1. Membalik jeans sebelum dicuci agar ketika dijemur warna jeans tidak memudar
2. Menggunakan air dingin bukan air hangat untuk mencegah penyusutan dan warna jeans yang luntur
3. Hindari detergen berbahan keras yang dapat merusak serat kain. Sebaiknya gunakan detergen khusus untuk pakaian bewarna.
4. Hindari menggunakan mesin cuci terlalu sering karena dapat mengubah bentuk, ukuran, hingga warna yang cepat pudar
5. Hindari menggunakan mesin pengering agar jeans tidak kusut, sebaiknya di jemur di tempat teduh dan berangin saja.
Merawat pakaian memang tidak semudah kelihatannya. Banyak cara dan pantangan yang perlu diperhatikan jika ingin pakaian kesayangan Anda awet lebih lama. Dalam hal celana jeans, frekuensi pemakaian dan pencucian sangat penting untuk menjaga ketahanan warna dan serat kain. Jadi usahakan untuk mengikuti tip di atas dalam merawat celana jeans kesayangan Anda!
Laundry Xtra merupakan salah satu paket jasa laundry yang disediakan oleh JDM Laundry yang dilengkapi dengan proses Detailed Hand-Wash. Dengan memesan paket Laundry Xtra pakaian Anda yang membutuhkan penanganan khusus seperti pencucian manual dengan tangan bisa kami atasi! Tunggu apalagi? Pesan layanan JDM Laundry melaluI Hotline WhatsApp atau aplikasi JDM Cleaning yang dapat Anda unduh melalui Play Store mau pun App Store!
